<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>...::Gohlom Lôn Olah::...</title>
	<atom:link href="http://jeumpa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jeumpa.wordpress.com</link>
	<description>Cukôp Glak Kuh...!!!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2009 15:27:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jeumpa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>...::Gohlom Lôn Olah::...</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jeumpa.wordpress.com/osd.xml" title="...::Gohlom Lôn Olah::..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://jeumpa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cang Panah: Mati</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2009/11/01/cang-panah-mati/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2009/11/01/cang-panah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 15:27:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Seorang panglima yang bijak nan piawai bersama seorang imam kampung yang dikenal suci oleh masyarakat berhasil mengiming- imingi para pemuda dengan dara-dara perawan dalam surga. “Kalau syahid dalam perang di jalan tuhan hadiahnya kenikmatan surga yang tak pernah ada di dunia ini, surga yang penuh bidadari yang selalu perawan,” kata panglima kepada para pemuda dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=43&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
Seorang panglima yang bijak nan piawai bersama seorang imam kampung yang dikenal suci oleh masyarakat berhasil mengiming- imingi para pemuda dengan dara-dara perawan dalam surga.</p>
<p>“Kalau syahid dalam perang di jalan tuhan hadiahnya kenikmatan surga yang tak pernah ada di dunia ini, surga yang penuh bidadari yang selalu perawan,” kata panglima kepada para pemuda dan diiakan sang imam.</p>
<p>Alhasil ribuan pemuda miskin, termasuk anak semata wayang sang panglima, tak pikir panjang untuk meraih kehidupan yang lebih baik di akhirat kelak dengan mengikuti sang panglima dalam sebuah perang melawan kaum ingkar kepada tuhan—yang juga sudah siap perang.</p>
<p>Terlebih para pemuda itu juga bosan dengan hidup menderita di dunia ini akibat ketidakadilan pemimpin munafik, mereka pun bersemangat untuk meraih syahid yang mereka sebut dengan “kematian yang indah”.<br />
Besoknya sang panglima, anaknya, sang imam, dan para pemuda berangkat ke medan tempur, lengkap dengan senjata tak modern dan perbekalan makan apa adanya. Namun apalah daya, sang panglima dalam bujukannya kemarin lupa mengatakan bahwa ia menginginkan kemenangan atas perang yang akan mereka tempuh. Sehingga pengikut-pengikutnya bukannya ingin memenangi perang, tapi ingin mati, ingin surga dan bidadari-bidadari di dalamnya. Alhasil, mereka kalah.</p>
<p>Sang panglima, sang imam, anaknya dan tujuh orang pengikutnya selamat dari perang. Mereka berhasil kabur dari medan perang ke suatu lembah gersang yang tak ada air, tak ada binatang ternak, juga tak ada tumbuh-tumbuhan yang bisa dimakan.</p>
<p>Saat itu sang panglima kebingungan karena perbekalan makanan dan air mereka hanya mencukupi kebutuhan untuk satu minggu. Untuk itu, sang panglima bermusyawarah dengan pengikutnya.</p>
<p>“Perbekalan makanan dan air kita tinggal sedikit, hanya bisa mencukupi satu minggu kalau setiap orang di antara kita makan dan minum dua kali sehari. Dan dalam satu minggu ini kita tidak mungkin bisa pulang ke kampung karena musuh pasti sedang berkeliaran mencari kita,” kata panglima.<br />
“Ia, kita harus makan dan minum sehari sekali agar bisa bertahan dua Minggu,” timpa sang imam.</p>
<p>Kemudian sang panglima membuat sebuah ketetapan. “Siapa saja yang makan dan minum lebih dari satu kali sehari mulai besok, akan kutebas kepalanya,” katanya sambil mengayunkan pedangnya ke udara untuk meyakinkan pengikutnya bahwa dia tidak main-main.</p>
<p>Setelah musyawarah itu, sang panglima dan pengikutnya makan malam untuk pertama kalinya dalam keadaan takut.</p>
<p>Hari pertama setelah perjanjian itu ternyata seorang pengikutnya berkhianat. Dia mencuri makanan yang ada untuk bisa makan dua kali sehari. Kejadian itu membuat sang panglima sangat marah. Selidik punya selidik, hal itu kemudian terbongkar. Sang panglima memanggil anak buahnya yang mencuri itu untuk menghadapnya. Kepala prajurit itu pun dibuat terpisah dari badannya. Sang panglima tak segan-segan, sesuai dengan janjinya.</p>
<p>Hari kedua kejadian itu berulang, seorang prajurit kedapatan oleh sang panglima sendiri sedang mencuri makanan. Dia langsung menebas leher prajuritnya itu dari belakang.</p>
<p>Hari ke tiga keadaan tidak berubah, kejadian serupa juga terulang, makanan habis dicuri. Selidik punya selidik, ternyata yang mencuri makanan itu adalah anak panglima sendiri. Sang panglima bingung tujuh keliling, dia tak tega menebas kepala anak semata wayangnya sendiri.</p>
<p>Dipanggillah sang imam untuk membicarakan masalah itu, sang panglima mengancam imam itu dan memerintahkannya untuk mencari hadis atau ayat yang bisa membatalkan keputusannya menebas kepala siapa saja yang mencuri tempo hari untuk dijelaskan kepada prajurit-prajurit yang lain. Jika imam itu tidak mau, maka sang panglima akan membunuhnya.</p>
<p>Karena ketakutan, akhirnya sang imam mengaranglah sebuah hadis kepada prajurit-prajurit agar anak panglima terbebas dari hukuman. “Seorang ayah tidak boleh membunuh anaknya sendiri, karena hal itu merupakan dosa besar,” terang sang imam kepada prajurit-prajurit yang tinggal. Akhirnya anak sang panglima pun terbebas.</p>
<p>Namun, air dan makanan akhirnya habis. Empat hari kemudian, mereka semua mati kelaparan, tak terkecuali sang panglima dan sang imam yang piawai dalam mengarang hadis untuk suatu kepentingan.</p>
<p>Neraka menunggu mereka. []</p>
<p>Dimuat di Harian Aceh, Sabtu, 31 Oktober 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=43&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2009/11/01/cang-panah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Benarkah umur Aisyah r.a. 7 tahun saat dinikahi Nabi Muhammad s.a.w.?</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/11/07/benarkah-umur-aisyah-ra-7-tahun-saat-dinikahi-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/11/07/benarkah-umur-aisyah-ra-7-tahun-saat-dinikahi-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 15:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/2007/11/07/benarkah-umur-aisyah-ra-7-tahun-saat-dinikahi-nabi-muhammad-saw/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita pernikahan gadis berumur 7 tahun dengan Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata. Bagaimanapun perjalanan panjang saya dalam menyelelidiki kebenaran atas hal ini membuktikan intuisi saya benar adanya. Nabi memang seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun. Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam literatur hadist. Lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=41&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita pernikahan gadis berumur 7 tahun dengan Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata. Bagaimanapun perjalanan panjang saya dalam menyelelidiki kebenaran atas hal ini membuktikan intuisi saya benar adanya.</p>
<p>Nabi memang seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun. Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam literatur hadist. Lebih jauh, Saya pikir bahwa cerita yang menyebutkan hal ini sangatlah tidak bisa dipercaya. Beberapa hadist (tradisi Nabi) yang menceritakan mengenai umur Aisyah pada saat pernikahannya dengan Nabi,hadist-hadist tsb sangat bermasalah.<br />
Saya akan menyajikan beberapa bukti melawan khayalan yang diceritakan Hisyanm ibnu `Urwah dan untuk membersihkan nama Nabi dari sebutan seorang tua yang tidak bertanggung jawab yang menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun.</p>
<p><span id="more-41"></span>BUKTI #1: PENGUJIAN TERHADAP SUMBER Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya, Yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal, sampai usia 71 tahun baru menceritakan hal ini, disamping kenyataan adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn Anas, tidak menceritakan hal ini. Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq, dimana Hisham tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.</p>
<p>Tehzibu&#8217;l-Tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : &#8221; Hisham sangat bisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq &#8221; (Tehzi&#8217;bu&#8217;l-tehzi&#8217;b, Ibn Hajar Al-`asqala&#8217;ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, 15th century. Vol 11, p.50). Dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq: &#8221; Saya pernah dikasih tahu bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq&#8221; (Tehzi&#8217;b u&#8217;l-tehzi&#8217;b, IbnHajar Al- `Asqala&#8217;ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, Vol.11, p. 50). Mizanu&#8217;l-ai`tidal, buku lain yang berisi uraian riwayat hidup pada periwayat hadist Nabi saw mencatat: &#8220;Ketika masa tua, ingatan Hisham mengalami kemunduran yang mencolok&#8221; (Mizanu&#8217;l-ai`tidal, Al-Zahbi, Al-Maktabatu&#8217;l-athriyyah, Sheikhupura, Pakistan, Vol. 4, p. 301).</p>
<p>KESIMPULAN: berdasarkan referensi ini, Ingatan Hisham sangatlah jelek dan riwayatnya setelah pindah ke Iraq sangat tidak bisa dipercaya, sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah adalah tidak kredibel.</p>
<p>KRONOLOGI: Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting dalam sejarah Islam: pra-610 M: Jahiliyah (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu 610 M: turun wahyu pertama AbuBakar menerima Islam 613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke masyarakat 615 M: Hijrah ke Abyssinia. 616 M: Umar bin al Khattab menerima Islam. 620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah 622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina 623/624 M: dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah.</p>
<p>BUKTI #2: MEMINANG Menurut Tabari (juga menurut Hisham ibn `Urwah, Ibn Hunbal and Ibn Sad), Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada usia 9 tahun. Tetapi, di bagian lain, Al-Tabari mengatakan: &#8220;Semua anak Abu Bakr (4 orang) dilahirkan pada masa jahiliyah dari 2 isterinya &#8221; (Tarikhu&#8217;l-umam wa&#8217;l-mamlu&#8217;k, Al-Tabari (died 922), Vol. 4,p. 50, Arabic, Dara&#8217;l-fikr, Beirut, 1979). Jika Aisyah dipinang 620M (Aisyah umur 7 tahun) dan berumah tangga tahun 623/624 M (usia 9 tahun), ini mengindikasikan bahwa Aisyah dilahirkan pada 613 M. Sehingga berdasarkan tulisan Al- Tabari, Aisyah seharusnya dilahirkan pada 613M, Yaitu 3 tahun sesudah masa jahiliyah usai (610 M).</p>
<p>Tabari juga menyatakan bahwa Aisyah dilahirkan pada saat jahiliyah. Jika Aisyah dilahirkan pada era Jahiliyah, seharusnya minimal Aisyah berumur 14 tahun ketika dinikah. Tetapi intinya Tabari mengalami kontradiksi dalam periwayatannya. KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.</p>
<p>BUKTI # 3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah Menurut Ibn Hajar, &#8220;Fatima dilahirkan ketika Ka`bah dibangun kembali, ketika Nabi saw berusia 35 tahun&#8230; Fatimah 5 tahun lebih tua dari Aisyah &#8221; (Al-isabah fi tamyizi&#8217;l-sahabah, Ibn Hajar al-Asqalani, Vol. 4, p. 377, Maktabatu&#8217;l-Riyadh al-haditha, al-Riyadh,1978). Jika Statement Ibn Hajar adalah factual, berarti Aisyah dilahirkan ketika Nabi berusia 40 tahun. Jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.</p>
<p>KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.</p>
<p>BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma&#8217; Menurut Abda&#8217;l-Rahman ibn abi zanna&#8217;d: &#8220;Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah (Siyar A`la&#8217;ma&#8217;l-nubala&#8217;, Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289, Arabic, Mu&#8217;assasatu&#8217;l-risalah, Beirut, 1992). Menurut Ibn Kathir: &#8220;Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]&#8221; (Al-Bidayah wa&#8217;l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr al-`arabi, Al-jizah, 1933). Menurut Ibn Kathir: &#8220;Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H, dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut iwayat lainya, dia meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau beberapa hari lebih dari 20 hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun&#8221; (Al-Bidayah wa&#8217;l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikr al-`arabi, Al- jizah, 1933) Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: &#8220;Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 or 74 H.&#8221; (Taqribu&#8217;l-tehzib, Ibn Hajar Al-Asqalani,p. 654, Arabic, Bab fi&#8217;l-nisa&#8217;, al-harfu&#8217;l-alif, Lucknow).</p>
<p>Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah berselisih usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M). Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi, Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada tahun dimana Aisyah berumah tangga. Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda&#8217;l-Rahman ibn abi Zanna&#8217;d, usia Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah adalah 19 atau 20 tahun.<br />
Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?</p>
<p>KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.</p>
<p>BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu&#8217;l-jihad wa&#8217;l-siyar, Bab karahiyati&#8217;l-isti`anah fi&#8217;l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang Badar, mengatakan: &#8220;ketika kita mencapai Shajarah&#8221;. Dari pernyataan ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar. Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam Bukhari (Kitabu&#8217;l-jihad wa&#8217;l-siyar, Bab Ghazwi&#8217;l-nisa&#8217; wa qitalihinnama`a&#8217;lrijal): &#8220;Anas mencatat bahwa pada hari Uhud, Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tsb].&#8221;</p>
<p>Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang Uhud and Badr. Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu&#8217;l-maghazi, Bab Ghazwati&#8217;l-khandaq wa hiya&#8217;l-ahza&#8217;b): &#8220;Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb.&#8221; Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 tahun akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perangm, dan (b) Aisyah ikut dalam perang badar dan Uhud.</p>
<p>KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.</p>
<p>BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan) Menurut beberapa riwayat, Aisyah dilahirkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah. Tetapi menurut sumber lain dalam Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: &#8220;Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)&#8221; ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu&#8217;l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa&#8217;l-sa`atu adha&#8217; wa amarr). Surat 54 dari Quran diturunkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah(The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), menunjukkan bahwa surat tsb diturunkan pada tahun 614 M. jika Aisyah memulai berumahtangga dengan Rasulullah pada usia 9 di tahun 623 M or 624 M, Aisyah masih bayi yang baru lahir (sibyah in Arabic) pada saat Surah Al-Qamar diturunkan. Menurut riwayat diatas, secara aktual tampak bahwa Aisyah adalah gadis muda, bukan bayi yang baru lahir ketika pewahyuan Al-Qamar. Jariyah berarti gadis muda yang masih suka bermain (Lane&#8217;s Arabic English Lexicon). Jadi, Aisyah, telah menjadi jariyah bukan sibyah (bayi), jadi telah berusia 6-13 tahun pada saat turunnya surah Al-Qamar, dan oleh karena itu sudah pasti berusia 14-21 tahun ketika dinikah Nabi.</p>
<p>KESIMPULAN: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.</p>
<p>BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab Menurut riwayat dari Ahmad ibn Hanbal, sesudah meninggalnya isteri pertama Rasulullah, Khadijah, Khaulah datang kepada Nabi dan menasehati Nabi untuk menikah lagi, Nabi bertanya kepada nya ttg pilihan yang ada di pikiran Khaulah. Khaulah berkata: &#8220;Anda dapat menikahi seorang gadis (bikr) atau seorang wanita yang pernah menikah (thayyib)&#8221;. Ketika Nabi bertanya ttg identitas gadis tsb (bikr), Khaulah menyebutkan nama Aisyah. Bagi orang yang paham bahasa Arab akan segera melihat bahwa kata bikr dalam bahasa Arab tidak digunakan untuk gadis belia berusia 9 tahun. Kata yang tepat untuk gadis belia yang masih suka bermain-main adalah, seperti dinyatakan dimuka, adalah jariyah. Bikr disisi lain, digunakan untuk seorang wanita yang belum menikah serta belum punya pertautan pengalaman dengan pernikahan, sebagaiaman kita pahami dalam bahasa Inggris &#8220;virgin&#8221;. Oleh karena itu, tampak jelas bahwa gadis belia 9 tahun bukanlah &#8220;wanita&#8221; (bikr) (Musnad Ahmad ibn Hanbal, Vol. 6, p. .210,Arabic, Dar Ihya al-turath al-`arabi, Beirut). Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah &#8220;wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.&#8221; Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.</p>
<p>BUKTI #8. Text Qur&#8217;an Seluruh muslim setuju bahwa Qur&#8217;an adalah buku petunjuk. Jadi, kita perlu mencari petunjuk dari Qur&#8217;an untuk membersihkan kabut kebingungan yang diciptakan oleh para periwayat pada periode klasik Islam mengenai usia Aisyah dan pernikahannya. Apakah Quran mengijinkan atau melarang pernikahan dari gadis belia berusia 7 tahun? Tak ada ayat yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu. Ada sebuah ayat, yang bagaimanapun, yang menuntun muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Petunjuk Qur&#8217;an mengenai perlakuan anak Yatim juga valid doaplikasikan ada anak kita sendiri sendiri.</p>
<p>Ayat tersebut mengatakan: Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5) Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk menikah. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. (Qs. 4:6) Dalam hal seorang anak yang ditingal orang tuanya, Seorang muslim diperintahkan untuk (a) memberi makan mereka, (b) memberi pakaian, (c) mendidik mereka, dan (d) menguji mereka thd kedewasaan &#8220;sampai usia menikah&#8221; sebelum mempercayakan mereka dalam pengelolaan keuangan. Disini, ayat Qur&#8217;an menyatakan tentang butuhnya bukti yang teliti terhadap tingkat kedewasaan intelektual dan fisik melalui hasil tes yang objektif sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan pengelolaan harta-harta kepada mereka. Dalam ayat yang sangat jelas diatas, tidak ada seorangpun dari muslim yang bertanggungjawab akan melakukan pengalihan pengelolaan keuangan pada seorang gadis belia berusia 7 tahun.</p>
<p>Jika kita tidak bisa mempercayai gadis belia berusia 7 tahun dalam pengelolaan keuangan, Gadis tsb secara tidak memenuhi syarat secara intelektual maupun fisik untuk menikah. Ibn Hambal (Musnad Ahmad ibn Hambal, vol.6, p. 33 and 99) menyatakan bahwa Aisyah yang berusia 9 tahun lebih tertarik untuk bermain dengan mainannya daripada mengambil tugas sebagai isteri. Oleh karena itu sangatlah sulit untuk mempercayai, bahwa Abu Bakar,seorang tokoh muslim, akan menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 taun dengan Nabi yang berusia 50 tahun.. Sama sulitnya untuk membayangkan bahwa Nabi menikahi seorang gadis belia berusia 7 tahun.</p>
<p>Sebuah tugas penting lain dalam menjaga anak adalah mendidiknya. Marilah kita memunculkan sebuah pertanyaan,&#8221; berapa banyak di antara kita yang percaya bahwa kita dapat mendidik anak kita dengan hasil memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 atau 9 tahun?&#8221; Jawabannya adalah Nol besar. Logika kita berkata, adalah tidak mungkin tugas mendidik anak kita dengan memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 tahun, lalu bagaimana mana mungkin kita percaya bahwa Aisyah telah dididik secara sempurna pada usia 7 tahun seperti diklaim sebagai usia pernikahannya?</p>
<p>Abu Bakar merupakan seorang yang jauh lebih bijaksana dari kita semua, Jadi dia akan merasa dalam hatinya bahwa Aisyah masih seorang anak-anak yang belum secara sempurna sebagaimana dinyatakan Qur&#8217;an. Abu Bakar tidak akan menikahkan Aisyah kepada seorangpun. Jika sebuah proposal pernikahan dari gadis belia dan belum terdidik secara memuaskan datang kepada Nabi, Beliau akan menolak dengan tegas karena itu menentang hukum-hukum Qur&#8217;an.</p>
<p>KESIMPULAN: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Qur&#8217;an. Oleh karena itu, cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.</p>
<p>BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi sah (Mishakat al Masabiah, translation by James Robson, Vol. I, p. 665). Secara Islami, persetujuan yang kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi sahnya sebuah pernikahan. Dengan mengembangkan kondisi logis ini, persetujuan yang diberikan oleh gadis belum dewasa berusia 7 tahun tidak dapat diautorisasi sebagai validitas sebuah pernikahan. Adalah tidak terbayangkan bahwa Abu Bakar, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras tentang persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.</p>
<p>Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari seorang gadis yang menurut hadist dari Muslim, masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.</p>
<p>KESIMPULAN: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami tentang klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karena itu, hanya ada satu kemungkinan; Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.</p>
<p>SUMMARY: Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah saw dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab tidak pernah keberatan dengan pernikahan seperti ini, karena ini tak pernah terjadi sebagaimana isi beberapa riwayat. Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradisksi dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah selama di Iraq adalah tidak reliable. Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan riwayat-riwayatnya sendiri. Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika menikah adalah tidak reliable karena adanya kontradiksi yang nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam. Oleh karean itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tersebut dan lebih layak disebut sebagai mitos semata.</p>
<p>Lebih jauh, Qur&#8217;an menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.</p>
<p>Sumber : The Ancient Myth Exposed By T.O. Shanavas , di Michigan. © 2001 Minaret from The Minaret Source: [url]http://www.iiie.net/[/url] Diterjemahkan oleh : C_P</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=41&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/11/07/benarkah-umur-aisyah-ra-7-tahun-saat-dinikahi-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tuhan Sembilan Senti</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/30/tuhan-sembilan-senti/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/30/tuhan-sembilan-senti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2007 06:01:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/30/tuhan-sembilan-senti/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Taufiq Ismail Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok. Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai merokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR merokok, di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara-perwira nongkrong merokok, di perkebunan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=38&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <strong>Taufiq Ismail </strong><br />
Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.</p>
<p>Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai merokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR merokok, di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara-perwira nongkrong merokok, di perkebunan pemetik buah kopi merokok, di perahu nelayan penjaring ikan merokok, di pabrik petasan pemilik modalnya merokok, di pekuburan</p>
<p>sebelum masuk kubur orang merokok.</p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p>Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na&#8217;im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.</p>
<p>Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok, di ruang kepala sekolah ada guru merokok, di kampus mahasiswa merokok,, di ruang kuliah dosen merokok, di rapat POMG orang tua murid merokok, di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,</p>
<p>Di angkot Kijang penumpang merokok, di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok, di loket penjualan karcis orang merokok, di kereta api penuh sesak orang festival merokok, di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok, di andong Yogya kusirnya merokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.</p>
<p>Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.</p>
<p>Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,</p>
<p>Di pasar orang merokok, di warung Tegal pengunjung merokok, di restoran di toko buku orang merokok, di kafe di diskotik para pengunjung merokok.</p>
<p>Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok, bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.</p>
<p>Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.</p>
<p>Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus, kita ketularan penyakitnya.</p>
<p>Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS, Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.</p>
<p>Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok, di apotik yang antri obat merokok, di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok, di ruang tunggu dokter pasien merokok, dan ada juga dokter-dokter merokok.</p>
<p>Istirahat main tenis orang merokok, di pinggir lapangan voli orang merokok, menyandang raket badminton orang merokok, pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok, panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.</p>
<p>Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil &#8216;ek-&#8217;ek orang goblok merokok, di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok, di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.</p>
<p>Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na&#8217;im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.</p>
<p>Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.</p>
<p>Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.</p>
<p>Mereka ulama ahli hisap. Haasaba, yuhaasibu, hisaaban. Bukan ahli hisab ilmu falak, tapi ahli hisap rokok. Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, ke mana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,</p>
<p>Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri. Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?</p>
<p>Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu. Mamnu&#8217;ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.</p>
<p>Kyai, ini ruangan ber-AC penuh. Haadzihi al ghurfati malii&#8217;atun bi mukayyafi al hawwa&#8217;i. Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok. Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.</p>
<p><strong> 25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan. 15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan. 4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?</strong></p>
<p>Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu &#8216;alayhimul khabaaith.</p>
<p>Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.</p>
<p>Jadi ini PR untuk para ulama. Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.</p>
<p>Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini. Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka. Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir. Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk,</p>
<p>Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas, lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba,</p>
<p>Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.</p>
<p>Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku&#8217; dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.</p>
<p>Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.<strong>[]</strong></p>
<p>Tambahan link tentang rokok halal:</p>
<p>1. <a href="http://www.halalguide.info/content/view/338/38/ ">Himpunan Fatwa Haram Merokok </a><br />
2. http://rokok.komunikasi.org/2002/06/01/rokok-haram/</p>
<p>3. http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=1757&amp;Itemid=0</p>
<p>4. Dll.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=38&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/30/tuhan-sembilan-senti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungkanlah&#8230;</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/28/renungkanlah/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/28/renungkanlah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2007 12:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/28/renungkanlah/</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis? Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu? Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman? Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan dan ada orang orang yang tidak ingin kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=36&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address>Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?</address>
<address>Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis?</address>
<address>Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu?</address>
<address>Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman?</address>
<address>Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat</address>
<address> </address>
<address>Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan</address>
<address>dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan</address>
<address>Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia</address>
<address>melainkan awal dari kehidupan yang baru</address>
<address><span id="more-36"></span><br />
</address>
<address>Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis</address>
<address>Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti</address>
<address>Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba</address>
<address> </address>
<address>Karena merekalah yang bisa menghargai</address>
<address>Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka</address>
<address> </address>
<address>Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya</address>
<address>Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia</address>
<address>Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum</address>
<address>sambil berkata ,ku cinta dia&#8221;</address>
<address> </address>
<address>Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu</address>
<address>Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi</address>
<address>Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..</address>
<address>Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..</address>
<address> </address>
<address>Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal</address>
<address>Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh</address>
<address>Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,</address>
<address>Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan menyadari</address>
<address>Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu</address>
<address>Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat</address>
<address>Yang seharusnya ada di dalam hidupmu</address>
<address> </address>
<address>Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, “ Aku lupa “</address>
<address>Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, “ Tunggu sebentar “</address>
<address>Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu</address>
<address>ketika kamu berkata, “ Tinggalkan aku sendiri “</address>
<address> </address>
<address>Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,</address>
<address>Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,</address>
<address>Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,</address>
<address>Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu</address>
<address>Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata</address>
<address>Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati</address>
<address>daripada air mata yang keluar dari mata kita</address>
<address>Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,</address>
<address>Sementara air mata yang tersembunyi,</address>
<address>Akan menggoreskan luka di dalam hatimu</address>
<address>yang bekasnya tidak akan pernah hilang</address>
<address> </address>
<address>Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,</address>
<address>Tetapi ketika cinta itu tulus&#8230;</address>
<address>meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,</address>
<address>Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia</address>
<address>sewaktu kamu dapat mencintai seseorang</address>
<address>Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri&#8230;</address>
<address> </address>
<address>Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,</address>
<address>Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,</address>
<address>Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,</address>
<address>Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu</address>
<address>Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata</address>
<address> </address>
<address>Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati</address>
<address>daripada air mata yang keluar dari mata kita</address>
<address>Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,</address>
<address>Sementara air mata yang tersembunyi,</address>
<address>Akan menggoreskan luka di dalam hatimu</address>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=36&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/10/28/renungkanlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aliran Kimiawi Cinta</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/aliran-kimiawi-cinta/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/aliran-kimiawi-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 14:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/aliran-kimiawi-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini akan hanya mencoba menjelaskan secara definitif dan sederhana tentang aliran kimiawi cinta. Sebelum turun ke hati, aliran cinta akan transit dulu di otak untuk melewati proses-proses kimiawi. Dan proses transit ini memerlukan beberapa tahapan sehingga aliran kimiawi cinta tidak sesederhana dan secepat peribahasa &#8216;dari mata turun ke hati&#8217;. Tahap 1: Terkesan Pada tahap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=10&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Postingan ini akan hanya mencoba menjelaskan secara definitif dan sederhana tentang aliran kimiawi cinta. Sebelum turun ke hati, aliran cinta akan transit dulu di otak untuk melewati proses-proses kimiawi. Dan proses transit ini memerlukan beberapa tahapan sehingga aliran kimiawi cinta tidak sesederhana dan secepat peribahasa &#8216;dari mata turun ke hati&#8217;.</p>
<p>Tahap 1: Terkesan Pada tahap ini, terjadi kontak antara dua orang melalui alat indera (mata) baik melalui tatapan, berdekatan, berbicara atau yang lainnya. cie&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Tahap 2:Ketertarikan Pada tahap ini otak akan terangsang untuk menghasilkan tiga senyawa cinta, yaitu: Phenyletilamine (PEA), Dopamine dan Nenopinephrine. 1. Phenyletilamine (PEA) atau 2-feniletilamina Senyawa ini mempunyai Mr =121,18; titik didih sebesar 197-200oC ; berat jenis = 0,965 ; titik Fahrenheit = 195oF (90oC) dan memiliki bidang polarisasi ND 200 = 1,5335 2. Dopamine Struktur Dopamine ada dua, yaitu:1. Dopamine (3-hidroksitiraminihidrogenbromida atau 3,4-dihidroksiphenentilamin) Mempunyai Mr = 234,10 dan titik lebur 218-220ooC 2. Dopamine (3-hidroksitiraminhidrogenklorida atau 3,4-dihidroksiphenetilamin) Mempunyai Mr = 189,64 dan titik lebur 241 – 243oC Dari ketiga senyawa tersebut, senyawa PEA-lah yang paling berperan dalam proses kimiawi cinta. Senyawa ini juga yang mengakibatkan kamu merasa tersipu-sipu, malu ketika berpandangan dengan orang kamu sukai. Dan ternyata senyawa PEA ini banyak terkandung dalam coklat seperti Silver Queen, Waver Tango, Conello, Es Krim, Choki-Choki, dan lain-lain. Mungkin inilah sebabnya orang-orang dulu bahkan juga sekarang suka memberi coklat pada seseorang yang dicintainya.</p>
<p>Tahap 3: Pengikatan Pada tahap ini tubuh akan memproduksi senyawa Endropin. Senyawa inilah yang akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Otak akan memproduksi senyawa ini apabila orang yang kita kasihi berada di dekat kita. &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Tahap 4: Persekutuan Kimia (Tahap Terakhir) Pada tahap ini senyawa Oxyrocin yang dihasilkan oleh otak kecil mempunyai peranan dalam hal membuat rasa cinta itu menjadi lebih rukun dan mesra antara keduanya. Jika orang sudah jatuh cinta kepada lain jenis, maka ada tanda-tanda yang dapat kita lihat antara lain: # Malu-malu jika orang yang dicintai memandanginya. # Tunduk kepada perintah orang yang dicintai dan mendahulukannya daripada kepentingan diri sendiri. # Memperhatikan perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya. # Segera menghampiri yang dicintai. # Mencintai apapun yang dicintai sang kekasih. # Jalan yang dilalui terasa pendek sekalipun panjang saat mengunjungi orang yang dicintai. # Kaget dan gemetar tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya disebut. # Cemburu kepada orang yang dicintai. # Rela berkorban untuk orang yang dicintai. # Menyenangi apapun yang menyenangkan orang yang dicintai. # Tunduk dan patuh kepada orang yang dicintai. # Menghindari hal-hal yang merenggangkan hubungan dengan orang yang dicintai dan membuatnya marah. # Adanya kecocokan antara orang yang mencintai dan yang dicintai.</p>
<p>Demikian tahapan-tahapan aliran kimiawi cinta, tetapi janganlah kita terpersepsikan bahwa jika kata &#8216;cinta&#8217; akan selalu berhubungan dengan pacaran. Sebab jika kita berbicara masalah cinta, sebenarnya bukan hanya untuk lawan jenis, tetapi perasaan cinta seseorang kepada suami/istrinya, anak, teman, adik, serta saudara yang lain. Dan terlepas dari pembagian porsinya yang berbeda-beda, haruslah diingat bahwa segala sesuatu tersebut adalah karunia dari Sang Pencipta yakni Allah SWT sehingga wajar porsi paling besar haruslah kita berikan kepada Allah SWT. Dan semoga kita adalah orang-orang yang bukan termasuk orang-orang yang menyalahkan arti/makna cinta tersebut. (dari pelbagai sumber) _________________ Percayakan hatimu pada Allah saja.. Karena apa yang indah di pandangan, Hanya sebatas penglihatan manusia yang lemah. Memang tak mudah percaya Pada apa yang tidak tampak di mata Tapi bukankah itu yang namanya IMAN??<br />
<em>Ditulis oleh</em> : <strong>Hawa</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=10&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/aliran-kimiawi-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beda Otak Laki-laki dan Perempuan</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/beda-otak-laki-laki-dan-perempuan/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/beda-otak-laki-laki-dan-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 14:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/beda-otak-laki-laki-dan-perempuan/</guid>
		<description><![CDATA[Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan, perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya.Perbedaan mendasar antarkedua jenis kelamin itu adalah: 1. Perbedaan spasial Pada laki-laki otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=9&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan, perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya.Perbedaan mendasar antarkedua jenis kelamin itu adalah: 1. Perbedaan spasial Pada laki-laki otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks seperti kemampuan perancangan mekanis, pengukuran penentuan arah abstraksi, dan manipulasi benda-benda fisik. <span id="more-9"></span>Tak heran jika laki-laki suka sekali mengutak-atik kendaraan. 2. Perbedaan verbal Daerah korteks otak pria lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan. Bila otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan, otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. Itulah mengapa perempuan lebih banyak bicara ketimbang pria. Dalam sebuah penelitian disebutkan, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per hari, sementara pria hanya 7.000 kata! 3. Perbedaan bahan kimia Otak perempuan lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap tenang. Tak aneh jika wanita lebih kalem ketika menanggapi ancaman yang melibatkan fisik, sedangkan laki-laki lebih cepat naik pitam. Selain itu, otak perempuan juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak. Dua hal inimempengaruhi kecenderungan biologis otak pria untuk tidak bertindak lebih dahulu ketimbang bicara. Ini berbeda dengan perempuan. 4. Memori lebih kecil Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa bila laki-laki mudah lupa, sementara wanita bisa mengingat segala detail. Subhanallah&#8230;ternyata Allah memang maha sempurna dan maha bijaksana dalam menciptakan segala hal. Jadi syukurilah apa yg kita miliki saat ini, sebelom diambil kembali oleh Sang Pemberi&#8230;.^_^<br />
<em>Ditulis oleh</em> : <strong>Hawa</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=9&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/beda-otak-laki-laki-dan-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Wanita Mudah Menangis?</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/mengapa-wanita-mudah-menangis/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/mengapa-wanita-mudah-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 13:12:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/mengapa-wanita-mudah-menangis/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. &#8220;Ibu, mengapa Ibu menangis?&#8221;. Ibunya menjawab, &#8220;Sebab aku wanita&#8221;. &#8220;Aku tak mengerti&#8221; kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. &#8220;Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti&#8230;.&#8221;. Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. &#8220;Ayah, mengapa Ibu menangis?, Ibu menangis tanpa sebab yang jelas&#8221;. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=5&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. &#8220;Ibu, mengapa Ibu menangis?&#8221;. Ibunya menjawab, &#8220;Sebab aku wanita&#8221;.</p>
<p>&#8220;Aku tak mengerti&#8221; kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. &#8220;Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti&#8230;.&#8221;. Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. &#8220;Ayah, mengapa Ibu menangis?, Ibu menangis tanpa sebab yang jelas&#8221;. Sang ayah menjawab, &#8220;Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan&#8221;. Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.<span id="more-5"></span></p>
<p>Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, &#8220;Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?&#8221; Dalam mimpinya ia merasa seolah Tuhan menjawab, &#8220;Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu.<br />
Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa. Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.</p>
<p>Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.</p>
<p>Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak. Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.</p>
<p>Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.</p>
<p>Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.</p>
<p>Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan&#8221;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=5&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/mengapa-wanita-mudah-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Es yang Lebih Panas daripada Air Mendidih, is that right???</title>
		<link>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/halo-dunia/</link>
		<comments>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2007 11:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paradox</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang es selalu dingin? Eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Nasional Sandia milik AS berhasil mengubah air menjadi es dengan suhu yang lebih panas daripada air mendidih. Hal tersebut dapat dilakukan pada kondisi ekstrim. Para peneliti menggunakan mesin Z di laboratorium Sandia yang dapat menghasilkan panas lebih tinggi daripada suhu di permukaan Matahari. Agar berubah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=1&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang es selalu dingin? Eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Nasional Sandia milik AS berhasil mengubah air menjadi es dengan suhu yang lebih panas daripada air mendidih.</p>
<p>Hal tersebut dapat dilakukan pada kondisi ekstrim. Para peneliti menggunakan mesin Z di laboratorium Sandia yang dapat menghasilkan panas lebih tinggi daripada suhu di permukaan Matahari. Agar berubah menjadi es, air diberi tekanan 70.000 atmosfer.<span id="more-1"></span></p>
<p>&#8220;Tiga fasa air yang kita ketahui &#8211; es saat dingin, cair pada suhu kamar, dan uap panas &#8211; hanya sebagian kecil dari kondisi air,&#8221; ujar salah satu peneliti di Sandia, Daniel Dolan. Sifat air tidak mengikuti hukum tiga fasa tersebut saat berada pada kondisi ekstrim. Misalnya, lanjut Dolan, memberi tekanan pada air akan memanaskannya, namun dengan tekanan yang ekstrim, air justru memadat menjadi es. Sampai saat ini, setidaknya sudah ada 11 jenis es yang tidak diketahui banyak orang dan diklasifikasikan berdasarkan sifatnya pada suhu dan tekanan tertentu. Salah satu jenis air yang terbentuk pada kondisi ekstrim mungkin pernah Anda dengar yakni air super-dingin. Air jenis ini tetap berbentuk cairan meskipun suhunya di bawah 32 derajat Celcius.</p>
<p>Fenomena air dan es memang unik. Jika didinginkan, volume es seharusnya lebih kecil daripada saat berbentuk cair karena memadat. Tapi, kenyataannya es menghabiskan ruang lebih besar daripada saat berbentuk cair pada tekanan atmosfer bukan? Buktikan sendiri dengan meletakkan segelas air di dalam freezer. Namun, pada kondisi ekstrim bertekanan dan suhu tinggi seperti dalam penelitian ini, es justru menyusut dan segera mencair kembali begitu tekanan dilepaskan.</p>
<p>Sayangnya para peneliti belum bisa menjelaskan scara spesifik masing-masing kondisi air yang terbentuk pada kondisi ekstrim. Seperti kata Dolan, mengapa hampir dikatakan mustahil membuat es pada tekanan di atas 70.000 atmosfer. Nah, dengan penelitian di Sandia, para peneliti berharap dapat mempelajari sifat-sifat material terutama air pada kondisi ekstrim.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jeumpa.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jeumpa.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jeumpa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jeumpa.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jeumpa.wordpress.com&amp;blog=945054&amp;post=1&amp;subd=jeumpa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jeumpa.wordpress.com/2007/04/03/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91d0d2f28935f56ddddcc104fb966693?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paradox</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
